Linkan Palenewen, a Jakarta-born artist who has been based in Penestanan, Ubud, for many years, explores the intersections of Indonesian culture through a contemporary lens. With a background in fashion design, she brings a keen understanding of colour, pattern, and the human figure to her practice. After moving to Bali more than a decade ago, she began her professional artistic journey in 2016, with her first group exhibition at Joshua District. Her work reflects an ongoing exploration of social dynamics, femininity, identity, and human behaviour. Through intimate nude self-portraits, Palenewen examines vulnerability and the tension between personal expression and conservative social values. While self-portraiture and the human body remain central to her practice, her work also looks beyond them to explore how people relate to one another, both in everyday life and within the wider social landscape.
Bahasa Indonesia
Linkan Palenewen, seniman kelahiran Jakarta dan menetap di Penestanan, Ubud, mengeksplorasi persinggungan budaya Indonesia melalui sudut pandang kontemporer. Dengan latar belakang desain fesyen, ia memiliki pemahaman yang kuat tentang warna, pola, dan figur manusia. Setelah pindah ke Bali lebih dari satu dekade lalu, ia memulai perjalanan profesionalnya sebagai seniman pada 2016, melalui pameran kelompok pertamanya di Joshua District. Karyanya merefleksikan eksplorasi tentang dinamika sosial, feminitas, dan perilaku manusia. Melalui potret diri telanjang yang intim, Palenewen mengangkat tema kerentanan, identitas, serta ketegangan antara ekspresi personal dan nilai-nilai sosial yang konservatif. Meski ketelanjangan dan potret diri menjadi bagian penting dalam praktiknya, eksplorasi artistiknya melampaui tema tersebut, dengan mengamati bagaimana manusia berhubungan satu sama lain, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam ruang sosial yang lebih luas.