Sekarputi Sidhiawati (b. 1986, Jakarta) is an Indonesian ceramic artist based in Tegallalang, Bali. A graduate of the Ceramic Art studio at the Faculty of Art and Design, ITB, she has worked in clay for over a decade, exploring womanhood and the histories carried by material of earth, water, fire, and hand. Her wall-mounted ceramic installations combine sculptural form with text and drawing on her experience as an Indonesian woman artist navigating labor, visibility, and self-sufficiency in the professional or industrial world. She is co-founder of RAD (Ruang Arta Derau), a ceramic studio, art space, and artist residency in Bali. Puti has exhibited widely, including at the National Gallery of Indonesia, the Museum of Fine Arts and Ceramics Jakarta, Museum of Contemporary Art Metelkova (Slovenia), and Osage Hong Kong, with solo exhibitions in Bali (2019) and Kuala Lumpur (2023). She was a finalist for the Soemardja Art Award (2010) and the Bandung Contemporary Art Award (2013). Soemardja Art Award (2010) and the Bandung Contemporary Art Award (2013). Currently, Puti is preparing for her residency in Western Australia to prepare her participation in IOTA 2027.
Bahasa Indonesia
Sekarputi Sidhiawati (lahir 1986, Jakarta) adalah seniman keramik Indonesia yang berbasis di Tegallalang, Bali. Lulusan Studio Seni Keramik, Fakultas Seni Rupa dan Desain, ITB, ia telah berkarya dengan tanah liat selama lebih dari satu dekade, mengeksplorasi pengalaman perempuan serta sejarah yang dibawa oleh material tanah, air, api, dan tangan. Instalasi keramik yang dipasang di dinding memadukan bentuk skulptural dengan teks dan gambar, yang berangkat dari pengalamannya sebagai seniman perempuan Indonesia dalam menghadapi persoalan kerja, visibilitas, dan kemandirian di dunia profesional maupun industri.
Ia merupakan salah satu pendiri RAD (Ruang Arta Derau), sebuah studio keramik, ruang seni, dan residensi seniman di Bali. Puti telah berpameran secara luas, termasuk di Galeri Nasional Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Museum of Contemporary Art Metelkova (Slovenia), dan Osage Hong Kong, serta menggelar pameran tunggal di Bali (2019) dan Kuala Lumpur (2023). Ia pernah menjadi finalis Soemardja Art Award (2010) dan Bandung Contemporary Art Award (2013). Saat ini, Puti tengah mempersiapkan residensinya di Australia Barat sebagai bagian dari persiapannya untuk berpartisipasi dalam IOTA 2027.