Mini Art Market

4–6 November 2026

Wantilan Ubud, Bali

Reverie
60 x 50
Acrylic on canvas
2026

I Made Arya Palguna (b. 1976, Ubud, Bali) is one of Indonesia’s prominent contemporary artists. His multidisciplinary practice bridges traditional Balinese aesthetics with a critical and deeply personal contemporary perspective. Working across painting, collage, sculpture, and installation, Palguna has developed a distinctive visual language shaped by narrative figuration, symbolism, and material exploration.

Growing up in Ubud, a place long recognized as a center of Balinese artistic development, Palguna was exposed to artistic traditions from an early age. He later studied at the Indonesian Institute of the Arts (ISI) Yogyakarta, where he developed his conceptual approach and deepened his engagement with contemporary art discourse.

Palguna’s work is deeply informed by everyday life, particularly family moments, personal reflection, and observations of society. Human and animal figures, along with hybrid forms, frequently appear as metaphors for broader social, cultural, and environmental concerns.

Blending humor, satire, and subtle critique, Palguna explores themes of identity, social change, and the impact of globalization, particularly within the Balinese context. His works unfold through multiple layers of meaning, inviting viewers into a dialogue between the personal and the universal, the poetic and the critical.

 

Bahasa Indonesia

I Made Arya Palguna (lahir 1976, Ubud, Bali) adalah salah satu seniman kontemporer Indonesia terkemuka yang praktik multidisiplinernya menjembatani estetika tradisional Bali dengan perspektif kontemporer yang kritis dan sangat personal. Berkarya dalam berbagai medium seperti lukisan, kolase, patung, dan instalasi, Palguna mengembangkan bahasa visual yang khas yang berakar pada figurasi naratif, simbolisme, dan eksplorasi material.
Tumbuh di lingkungan budaya Ubud—yang dikenal sebagai pusat perkembangan seni rupa Bali—Palguna telah terpapar pada tradisi seni sejak usia dini. Ia kemudian melanjutkan pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, di mana ia mengasah pendekatan konseptualnya dan memperdalam keterlibatannya dengan wacana seni kontemporer.

Karya-karya Palguna sangat dipengaruhi oleh kehidupan sehari-hari—terutama momen keluarga, refleksi pribadi, dan pengamatan sosial. Figur manusia, hewan, dan bentuk hibrida sering muncul sebagai metafora atas isu sosial, budaya, dan lingkungan yang lebih luas.

Dengan memadukan humor, satire, dan kritik yang halus, Palguna mengangkat tema-tema seperti identitas, perubahan sosial, serta dampak globalisasi—khususnya dalam konteks Bali. Karya-karyanya menghadirkan lapisan makna yang kaya, mengundang penonton untuk memasuki dialog antara yang personal dan universal, antara yang puitis dan kritis.

Instagram

EXPLORE OTHER ARTISTS